GOV

Author: mohkhoirulalamin

  • BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA

    BNN MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA 103 KILOGRAM DAN 990 MILILITER MDMB-4EN-PINACA

    Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana narkotika di Lapangan Parkir BNN dan PT. Jasa Medivest, Karawang, Rabu (18/2) pada pukul 14.00 WIB. Barang bukti yang dimusnahkan 102.369,90 gram terdiri dari 100.531,70 gram sabu, 889 gram ganja. Kemudian, 990 mililiter cairan MDMB-4EN-PINACA dan 953,30 gram padatan

     

    MDMB-4EN-PINACA.
    Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 10 orang. Untuk barang bukti yang akan dimusnahkan, disisihkan 113,53 gram sabu, 15 gram ganja, 12,7 gram MDMB-4EN-PINACA dan 10 mililiter MDMB-4EN-PINACA guna kepentingan uji laboratorium di persidangan.
    Dengan melakukan pemusnahan dan pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika, ini merupakan tindakan serius BNN untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Sadarilah bahwa kejahatan narkotika merupakan ancaman moral dan kemanusiaan, dimana dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.
    Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum narkotika pemusnahan barang bukti ini disaksikan oleh jajaran pejabat BNN, aparat penegak hukum, perwakilan kementerian/lembaga terkait, serta unsur masyarakat.
    Kegiatan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi terpadu dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang menekankan keselamatan masyarakat, perlindungan generasi muda, dan pemberdayaan komunitas.

    Pemusnahan barang bukti menjadi pengingat bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam perang melawan narkoba, melalui pencegahan, edukasi, maupun pelaporan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Untuk itu, BNN mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam upaya memerangi narkoba, dimulai dari menjaga lingkungan keluarga dan komunitas, mendukung program edukasi anti-narkotika, hingga melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kanal resmi, seperti Call Center 184. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, perang melawan narkoba akan lebih efektif, dan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
    Berikut kronologis pengungkapan sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan 10 orang tersangka:
    LKN/0002
    Tim BNN pada Selasa 13 Januari 2026 melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan dengan inisial LA dan seorang laki-laki RP di sebuah kost permata di Cengkareng, Jakarta Barat. Didapatkan narkotika golongan I dan bentuk bukan tanaman jenis Methamphetamina (sabu) di dalam tujuh plastik klip bening dengan total berat 29,63 gram, sembilan plastik klip bening berisikan 61 butir MDMA (ekstasi) dengan total berat 34,21 gram dan plastik berisikan diduga narkotika golongan I. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor BNN di Cawang, untuk proses pemerinksaan lebih lanjut.

    LKN/0004
    Petugas BNN pada Sabtu 24 Januari 2026 melakukan penyelidikan di daerah Aceh Timur, sekira pukul 22.45 WIB, tim mencurigai sebuah mobil melintas di Jalan Raya Medan – Banda Aceh. Dilakukan pembuntutan, Ketika mobil tersebut berhenti di sebuah bengkel, tim gabungan langsung menggerebek dan menemukan lima karung goni yang ternyata berisi narkotika jenis sabu.
    Ketika diinterogsi, si sopir berinisial MZ mengaku mendapatkan perintah dari IB yang selama perjalanan juga melakukan pemantauan selama dalam perjalanan. IB pun melarikan diri saat tim gabungan melakukan penggerebekan. Adapun sabu yang dibawa rencananya mau diambil oleh BS yang juga masuk dalam daftar pencarian orang.
    LKN/0001-P2
    Berdasarkan informasi dari masyarakat, sebuah rumah di Kawasan perumahan di Kota Tangerang, Banten memproduksi tembakau sintetis selama kurang lebih dua bulan. Pada Jumat 9 Januari 2026 dilakukan penangkapan tiga orang tersangka, AI, FR dan FH. Ditemukan narkotika jenis MDMB-4en-PINACA dalam bentuk tembakau sintetis, padatan cair dan cairan dalam gelar dan juga alat-alat produksi narkotika.

    LKN/0001-NAR
    Pada Kamis 15 Januari 2026, tim pemberantasan BNNP DKI Jakarta mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan terjadi peredaran gelap dan transaksi narkotika di wilayah teminal Bandara Soekarno-Hatta. Tim kemudian mengamankan seorang laki-laki berinisial MI, ditemukan tiga buah plastik klip bening berisi kristal warna putih diduga jenis sabu. Ia mengaku barang haram tersebut adalah miliknya yang diambil di Medan, Sumatera Utara.
    LKN/0002-NAR
    Pada Selasa 20 Januari 2026, tim pemberantasan dan intelijen BNNP DKI Jakarta mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkotika di sebuah terminal Bayangan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Diamankan dua orang penumpang bus berinisial ME dan AP yang membawa sabu dengan berat 1.028,2 gram yang disimpan di sebuah goodie bag.
    Dari hasil interogasi, barang haram tersebut akan diberikan kepada MI yang berada di Bekasi. Tim bergerak dan melakukan penggeledahan di kediamannya, lalu ditemukan catatan transaksi narkoba. Tersangka akhirnya dibawa ke kantor BNNP DKI Jakarta.
    #warondrugsforhumanity

  • Badan Narkotika Nasional BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    Badan Narkotika Nasional BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).


    Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
    Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.

    Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

  • BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    BNN RI Resmi Luncurkan Layanan Call Center 184 Untuk Terima Laporan dan Pengaduan

    Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).


    Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
    Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.

    Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

  • Kepala BNN Luncurkan Call Center 184, Minta Operator Responsif Layani Warga

    Kepala BNN Luncurkan Call Center 184, Minta Operator Responsif Layani Warga

    Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).


    Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
    Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.

    Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

  • RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN

    RESMI DILUNCURKAN, LAYANAN BNN CALL CENTER 184 SIAP TERIMA LAPORAN DAN PENGADUAN

    Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Layanan Call Center 184 sebagai wujud komitmen memperkuat akses layanan informasi dan pengaduan masyarakat terkait permasalahan narkotika. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Ruang Layanan oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (19/2).


    Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pembaruan Layanan Call Center 184 bukan sekadar modernisasi fasilitas, melainkan wujud nyata transformasi digital yang menjadi prioritas strategis BNN dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat akselerasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus memastikan kehadiran negara yang lebih responsif, cepat, dan solutif bagi masyarakat.
    Melalui Layanan Call Center 184, masyarakat dapat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta melaporkan dugaan tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, layanan ini juga menjadi sarana konsultasi rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mekanisme, prosedur, maupun akses layanan rehabilitasi secara cepat, aman, dan terpercaya.

    Beroperasi penuh selama 7 x 24 jam, Layanan Call Center 184 menjadi simbol komitmen dan kesiapsiagaan BNN dalam memberikan pelayanan tanpa henti, sebagai wujud nyata bahwa negara tidak pernah “tidur” dalam melayani dan melindungi rakyatnya. Kepala BNN RI memastikan bahwa setiap data dan informasi yang masuk melalui layanan ini akan diperlakukan sebagai aset berharga yang dianalisis serta ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pembaruan Layanan Call Center 184 yang diresmikan pada hari ini mampu menjadi katalisator bagi penguatan koordinasi lintas sektoral, baik di lingkungan internal BNN maupun dengan aparat penegak hukum lainnya. Sistem yang dibangun dalam Layanan Call Center 184 tersebut juga diharapkan mampu berfungsi sebagai dashboard informasi yang komprehensif, sehingga dapat membantu pengambil kebijakan dalam proses pengambilan keputusan yang berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

  • Kapolda Sumsel Hadiri Pengajian Ramadan di DPRD, Perkuat Sinergi Kamtibmas

    Kapolda Sumsel Hadiri Pengajian Ramadan di DPRD, Perkuat Sinergi Kamtibmas

    Palembang – Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar-Ra’iya, Kompleks DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (21/2/2026) malam, menjadi momentum strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan religius dan kebersamaan.

    Sejak awal kegiatan, jajaran pimpinan daerah melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khidmat. Kehadiran Kapolda Sumsel dalam Safari Ramadhan 1447 H ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan soft approach serta strategi cooling system guna menjaga situasi kamtibmas Sumatera Selatan tetap kondusif.

    Selain itu, kegiatan Pengajian Ramadhan DPRD Sumsel ini juga memperkuat soliditas Forkopimda. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Kapolda Sumsel dan jajaran. Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kolaborasi lintas instansi demi pembangunan Sumatera Selatan yang berkelanjutan.

    Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang mewakili Gubernur menyampaikan bahwa sinergi Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga secara konsisten.

    Dalam sesi tausiyah Ramadhan 1447 H, penceramah mengingatkan jemaah tentang pentingnya integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun pelayan publik. Pesan tersebut selaras dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.

    Kapolda Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah.

    “Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memandang kegiatan keagamaan sebagai fondasi membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Melalui momentum Safari Ramadhan ini, koordinasi antar unsur Forkopimda dalam me

  • Kapolda Sumsel Hadiri Pengajian Ramadan di DPRD, Perkuat Sinergi Kamtibmas

    Kapolda Sumsel Hadiri Pengajian Ramadan di DPRD, Perkuat Sinergi Kamtibmas

    Palembang – Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar-Ra’iya, Kompleks DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (21/2/2026) malam, menjadi momentum strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan religius dan kebersamaan.

    Sejak awal kegiatan, jajaran pimpinan daerah melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khidmat. Kehadiran Kapolda Sumsel dalam Safari Ramadhan 1447 H ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan soft approach serta strategi cooling system guna menjaga situasi kamtibmas Sumatera Selatan tetap kondusif.

    Selain itu, kegiatan Pengajian Ramadhan DPRD Sumsel ini juga memperkuat soliditas Forkopimda. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Kapolda Sumsel dan jajaran. Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kolaborasi lintas instansi demi pembangunan Sumatera Selatan yang berkelanjutan.

    Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang mewakili Gubernur menyampaikan bahwa sinergi Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga secara konsisten.

    Dalam sesi tausiyah Ramadhan 1447 H, penceramah mengingatkan jemaah tentang pentingnya integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun pelayan publik. Pesan tersebut selaras dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.

    Kapolda Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah.

    “Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memandang kegiatan keagamaan sebagai fondasi membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Melalui momentum Safari Ramadhan ini, koordinasi antar unsur Forkopimda dalam me

  • Momen Hangat Kapolda Sumsel Safari Ramadan: Shalat Tarawih Bareng di DPRD Sumsel

    Momen Hangat Kapolda Sumsel Safari Ramadan: Shalat Tarawih Bareng di DPRD Sumsel

    Palembang – Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar-Ra’iya, Kompleks DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (21/2/2026) malam, menjadi momentum strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan religius dan kebersamaan.

    Sejak awal kegiatan, jajaran pimpinan daerah melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khidmat. Kehadiran Kapolda Sumsel dalam Safari Ramadhan 1447 H ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan soft approach serta strategi cooling system guna menjaga situasi kamtibmas Sumatera Selatan tetap kondusif.

    Selain itu, kegiatan Pengajian Ramadhan DPRD Sumsel ini juga memperkuat soliditas Forkopimda. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Kapolda Sumsel dan jajaran. Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kolaborasi lintas instansi demi pembangunan Sumatera Selatan yang berkelanjutan.

    Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang mewakili Gubernur menyampaikan bahwa sinergi Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga secara konsisten.

    Dalam sesi tausiyah Ramadhan 1447 H, penceramah mengingatkan jemaah tentang pentingnya integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun pelayan publik. Pesan tersebut selaras dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.

    Kapolda Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah.

    “Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memandang kegiatan keagamaan sebagai fondasi membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Melalui momentum Safari Ramadhan ini, koordinasi antar unsur Forkopimda dalam me

  • Sinergi Religius di DPRD Sumsel, Kapolda Sumsel Dorong Kamtibmas Kondusif

    Sinergi Religius di DPRD Sumsel, Kapolda Sumsel Dorong Kamtibmas Kondusif

    Palembang – Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri kegiatan Pengajian Ramadhan 1447 H bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ar-Ra’iya, Kompleks DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (21/2/2026) malam, menjadi momentum strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan religius dan kebersamaan.

    Sejak awal kegiatan, jajaran pimpinan daerah melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khidmat. Kehadiran Kapolda Sumsel dalam Safari Ramadhan 1447 H ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengedepankan soft approach serta strategi cooling system guna menjaga situasi kamtibmas Sumatera Selatan tetap kondusif.

    Selain itu, kegiatan Pengajian Ramadhan DPRD Sumsel ini juga memperkuat soliditas Forkopimda. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Kapolda Sumsel dan jajaran. Ia menekankan bahwa bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kolaborasi lintas instansi demi pembangunan Sumatera Selatan yang berkelanjutan.

    Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel yang mewakili Gubernur menyampaikan bahwa sinergi Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga secara konsisten.

    Dalam sesi tausiyah Ramadhan 1447 H, penceramah mengingatkan jemaah tentang pentingnya integritas, amanah, dan tanggung jawab sebagai pemimpin maupun pelayan publik. Pesan tersebut selaras dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.

    Kapolda Sumsel melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran strategis dalam memperkuat stabilitas keamanan daerah.

    “Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memandang kegiatan keagamaan sebagai fondasi membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Melalui momentum Safari Ramadhan ini, koordinasi antar unsur Forkopimda dalam me

  • Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

    Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

    Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya terima kunjungan siswa Sekolah Dasar Kelas 5 dan Kelas 6 Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta.
    Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Mentari didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

    Jakarta -Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menerima kunjungan siswa kelas V dan VI Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta dalam rangka kegiatan Primary Years Programme Exhibition. Para siswa dibekali pemahaman tentang berbagai bentuk kejahatan siber yang paling sering menyasar anak sebagai korban, faktor penyebabnya, serta tugas dan fungsi polisi siber.

    Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

    Kegiatan berlangsung di Ruang Ramah Anak Ditressiber Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026), mulai pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program Jaga Jakarta plus yang digaungkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang bertujuan sebagai bentuk edukasi agar siswa terhindar dari perilaku bullying, kejahatan pornografi, maupun judi online.

    Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada para pelajar mengenai bahaya kejahatan siber serta pentingnya etika dalam bermedia digital. Dalam kegiatan tersebut, para siswa yang terbagi dalam dua kelompok terpisah, diterima oleh Direktur Siber Brigjen Roberto Pasaribu beserta jajaran Kasubdit Ditressiber dan personel siber.

    “Kegiatan ini adalah kegiatan preemtip dan preventif Kepolisian sebagai bagian dari program Jaga Jakarta Polda Metro, di mana Bapak Kapolda Irjen Asep Edi Suheri meminta Direktorat Siber memberikan edukasi kepada anak guna mencegah mereka sebagai korban kejahatan teknologi saat ini,” kata Roberto dalam keterangan tertulis.

    Acara rutin setiap minggu ini sudah berlangsung sejak September 2025 dan dikemas oleh Direktorat Siber dalam program ‘Cyber Goes To School’. Selain edukasi diberikan dalam bentuk tutorial ke sekolah, para siswa diundang untuk melihat polisi siber dalam bekerja menangani kejahatan dunia maya.

    Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orangtua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

    Para siswa yang didampingi oleh perwakilan guru sekolah Cikal dan Mentari berserta perwakilan orang tua murid diberi pengetahuan bagaimana mengenal modus pelaku yang menyasar anak sebagai korban kejahatan siber yang dikenal dengan istilah ‘grooming‘.

    Para siswa juga diberi edukasi mengenai bahaya permainan daring yang mengarah ke perjudian dan bahaya kejahatan cyber bullying atau perundungan di dunia maya.

    Selain itu, siswa diberi kesempatan melihat-lihat sarana pendukung kegiatan polisi siber dan ruangan khusus penanganan anak sebagai korban kejahatan online yang dikelola satuan tugas khusus siber bernama Jakarta Internet Crimes Against Children (JICAC) Siber Metro Jaya serta para siswa diberikan pengetahuan melalui permainan edukatif selama kunjungan berlangsung.

    Pengenalan Ruang Khusus Penanganan Anak Sebagai Korban Kejahatan Siber di bawah satuan tugas khusus JICAC (Jakarta Internet Crimes Against Children) Siber Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

    Materi edukasi diberikan secara bergantian oleh para polisi yang bersertifikasi ahli dipimpin oleh Kompol Mohammad Fajar selaku Kasubdit 2. Selain pemaparan materi, kegiatan diisi sesi tanya jawab. Para siswa aktif bertanya mengenai isu-isu siber yang dibahas, dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

    Ditressiber Polda Metro Jaya berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat meningkatkan literasi digital, baik bagi anak-anak, generasi muda, orang tua maupun guru. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara bijak dan bertanggung jawab untuk mencegah anak sebagai korban kejahatan siber di kemudian hari.